Skip to main content

Pasar Tradisional di Kabupaten Kebumen

Pemerintah Kabupaten Kebumen memiliki pasar tradisional yang cukup besar dan bagus. Pemerintah Kebumen terus melakukan revitalisasi beberapa pasar tradisional. Diharapkan dengan adanya revitalisasi ini pasar-pasar ini tidak kalah dengan pasar-pasar modern. Namun belum semua pasar yang direvitalisasi tersebut menjadi lebih ramai kegiatan perdagangan. Bahkan tidak sedikit pasar yang setelah dibangun malah menjadi lebih sepi. Beberapa penyebabnya seperti orang malas untuk parkir di dalam komplek pasar, sewa tempat jualan yang lebih mahal, dll.

Beberapa pasar yang ada di kabupaten Kebumen :

1. Pasar Tumenggungan Kebumen. Pasar terbesar di Kabupaten Kebumen yang beralamat di Jalan Pahlawan, Kebumen atau sebelah Tugu Lawet. Bangunan pasar ini 2 lantai. Lantai dasar menjual berbagai macam kebutuhan pokok dan kerajinan. Lantai 2 sebagai lapak penjualan pakaian, tas, dll.

2. Pasar Wonokriyo  Gombong. Pasar yang beralamat di Jalan Yos Sudarso Gombong. Pasar Wonokriyo termasuk pasar tradisional yang pertama kali direvitalisasi.

3. Pasar Karanganyar. Berada di Jalan Revolusi, Karanganyar.

4. Pasar Kutowinangun. Berada di Jalan Kutowinangun, Kecamatan Kutowinangun.

5. Pasar Prembun. Pasar ini berada di Jalan Prembun, Kecamatan Kutowinangun.

6. Pasar Ambal.
7. Pasar Petanahan
8. Pasar Tengok Sruweng
9. Pasar Sruni
10. Pasar Demangsari Ayah
11. Pasar Banyumudal
12. Pasar Bocor



Comments

Popular posts from this blog

Rumah Makan Asli Kutowinangun Kebumen, menjual Jadah, Wajik, Jenang, Krasikan dan Jajanan Tradisional Khas Kebumen

Warung Asli, merupakan warung makan yang telah berdiri Tahun 1921, berada di Pusat Kecamatan Kutowinangun, Kebumen atau tepatnya di    Jl. Raya Kutowinangun No. 126, Kebumen, Jawa Tengah atau sebelah Barat Pasar Kutowinangun Kebumen (Jalur Selatan Jawa). Warung Makan ini buka 24 Jam Nonstop. Warung Makan Asli ada 2 di Kutowinangun, jarak keduanya tidak terlalu jauh.  Warung makan ini berbeda dari rumah makan yang lain, karena di sini menjual berbagai Makanan Tradisional Kebumen diantaranya Jenang Gula Jawa (Dodol), Wajik, Jadah (Tetel), Kue Cucur, Krasikan, Onde-onde, Lanthing, dll. Menu makan di warung ini juga khas kampung di antaranya Nasi Rames (Campur), Nasi Sop, Nasi Pecel, dll. Harga makanan di sini cukup terjangkau, sehingga tak mengherankan jika selalu ramai setiap hari. Di depan Warung Makan ini juga banyak terdapat orang jualan Sate Ambal (Sate Khas Kebumen). 

Klapasawit, desa di Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen

Klapasawit merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Kantor Balai Desanya berada di Jalan Kedungbener. Desa Klapasawit memiliki 3 Sekolah Dasar yaitu SD Negeri 1 Klapasawit, SD Negeri 2 Klapasawit dan SD Negeri 3 Klapasawit. Klapasawit memiliki Pasar Desa yang cukup besar untuk wilayah Kecamatan Buluspesantren. Pasar Desa Klapasawit sering disebut "PASAR SILUMBU". Sampai saat ini (Tahun 2016), bangunan Pasar Silumbu merupakan bangunan peningggalan Belanda. Pasar ini digunakan untuk kegiatan jual beli warga Klapasawit, Jogopaten, Sangubanyu, Gesikan, Mengkowo, Arjowinangun, Indrosari dan Ampih. Hari pasarannya pada Hari Senin, Kamis, dan Sabtu. Di sini masih terdapat jajanan tradisional yang dijual diantaranya "gethuk lindri, jenang candhil, pecel", dll. Di sebelah selatan Pasar Desa Klapasawit ada Sate Ayam Ambal yang cukup terkenal khususnya bagi warga Klapasawit, Arjowinangun, Buluspesantren, Sangubanyu, Indrosar...

Tugu Lawet, Sang Icon Kota Kebumen

Tugu Lawet, sang icon kota Kebumen Jawa Tengah. Tugu ini sangat mudah kita jumpai jika kalian berkunjung ke Kota Kebumen. Tugu yang memiliki ketinggian 15 meter ini berada di Simpang 4 Pusat Kota Kebumen (Ke Timur Jalan A. Yani, Ke Barat Jalan Pahlawan, Ke Selatan Jalan Pemuda, dan Ke Utara Jalan Kusuma). Tugu Lawet terdapat beberapa Patung Orang dan Burung Lawet. Keberadaan tugu ini berkaitan erat dengan potensi yang dimiliki kabupaten Kebumen yaitu penghasil sarang burung walet (lawet). Sejarah Tugu Lawet (Walet) bermula ketika di wilayah Kebumen, tepatnya di goa-goa karang Pantai Karangbolong dihuni oleh burung lawet (walet). Keberadaan burung lawet tersebut sudah ratusan tahun yang lalu dan Kebumen menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu daerah penghasil sarang burung walet (lawet). Pengambaran pada Tugu Lawet berdasarkan cara pemanenan sarang burung walet di goa Karangbolong yang letaknya di tebing terjal berbatasan dengan laut lepas oleh pendudu...